PRAWARAKEPRI.COM — Jakarta. Pesawat angkut terbaru milik TNI Angkatan Udara, Airbus A400M dengan nomor registrasi A-4001, telah resmi tiba di Indonesia dan mulai dioperasikan untuk tugas strategis nasional dan kemanusiaan.
Dua hal utama yang menonjol dari A400M adalah kapasitas muatan dan fleksibilitas operasionalnya. Pesawat ini memiliki panjang 45,1 meter, tinggi 14,7 meter, serta bentang sayap sekitar 42,2 meter. Ruang kargo dibuat sangat luas dengan kemampuan angkut mencapai 37 ton atau menampung hingga 116 personel lengkap dengan peralatan siap tempur. Pesawat ini mendukung misi angkut berat di darat maupun di udara. (Katadata)
Mesin-mesin yang digunakan adalah empat unit turboprop Europrop TP400-D6, masing-masing menghasilkan sekitar 11.000 daya kuda. Dengan konfigurasi tersebut, A400M mampu terbang dengan kecepatan hingga 433-450 knot (~0,72 Mach) dan menjangkau ketinggian hingga 40.000 kaki tanpa pengisian ulang bahan bakar dalam misi tertentu. (detiknews)
Keunggulan lainnya adalah kemampuannya untuk lepas landas dan mendarat di landasan yang pendek atau bahkan tidak beraspal, memungkinkan misi ke daerah terpencil atau medannya sulit. Pesawat juga dapat berfungsi sebagai tanker udara (air-to-air refuelling) atau untuk evakuasi medis, memperluas jangkauan operasi TNI AU di wilayah kepulauan. (Antara News)
Kedatangan A400M menjadi bagian dari strategi penguatan alutsista TNI AU dalam menghadapi tantangan geografis Indonesia yang tersebar. Dengan negara kepulauan sebagai kondisi unik, keberadaan pesawat angkut semacam ini dipandang sebagai aset penting untuk logistik militer dan bantuan kemanusiaan.
Sumber: RRI.co.id – “Intip Spesifikasi Airbus A400M yang Dipesan Menhan Prabowo” (3 Nov 2025)
Reporter: Tim Redaksi
Editor: Prawara Kepri












