Bukan Malas, Mungkin Kamu Cuma ‘Burnout Digital’: Cara Reset Otak di Tahun 2026

BATAM, PrawaraKepri.com – Pernahkah Anda merasa baru bangun tidur, tapi sudah merasa lelah hanya dengan melihat notifikasi di ponsel? Atau merasa cemas jika tidak mengecek pesan masuk setiap lima menit sekali? Jika iya, jangan buru-buru melabeli diri Anda malas. Bisa jadi, Anda sedang mengalami Digital Burnout.


Di awal tahun 2026 ini, ketergantungan kita pada teknologi asisten virtual dan interaksi digital mencapai puncaknya. Alih-alih mempermudah, arus informasi yang tanpa henti seringkali membuat otak kita “korsleting”.


Apa Itu Digital Burnout?


Berbeda dengan lelah fisik biasa, digital burnout adalah kondisi kelelahan mental akibat paparan layar yang berlebihan. Gejalanya mulai dari sulit berkonsentrasi, emosi yang mudah tersulut, hingga merasa terasing dari dunia nyata meskipun aktif di media sosial.

BACA JUGA:  Sidang Korupsi PNBP BP Batam, Saksi Sebut Kendali Keuangan Bukan di Terdakwa


Cara ‘Reset’ Otak ala Warga Kepri
Untuk Anda yang tinggal di tengah hiruk-pikuk kota seperti Batam atau Tanjungpinang, melakukan reset otak sebenarnya tidak harus mahal. Berikut beberapa langkah praktisnya:

  • Terapkan Aturan 20-20-20: Setiap 20 menit menatap layar, lihatlah objek sejauh 20 kaki (sekitar 6 meter) selama 20 detik. Untungnya, di Kepri kita punya banyak pemandangan laut yang efektif untuk menyegarkan mata.
  • Matikan Notifikasi Non-Esensial: Tidak semua grup WhatsApp perlu Anda pantau setiap detik. Filter informasi yang benar-benar penting saja.
  • Cari ‘Ruang Hijau’ atau ‘Ruang Biru’: Manfaatkan akhir pekan untuk menjauh dari gadget. Mengunjungi pantai di Galang atau sekadar duduk di taman kota tanpa memegang ponsel bisa menurunkan level stres secara signifikan.
  • Batasi Interaksi AI di Waktu Istirahat: Gunakan kecerdasan buatan untuk membantu pekerjaan, tapi jangan biarkan ia mendikte waktu santai Anda. Manusia tetap butuh interaksi tatap muka yang nyata.
BACA JUGA:  Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdulah Rangkul Tokoh Masyarakat dan LSM Tanjung Sengkung Bahas Masalah Gangguan Air Bersih

Mengapa Ini Penting?
Kesehatan mental adalah investasi jangka panjang. Dunia digital memang menawarkan kecepatan, namun ketenangan pikiran memberikan ketahanan. Jangan sampai kita kehilangan momen berharga di dunia nyata hanya karena terlalu sibuk menggulir layar yang tak berujung.


Jadi, siapkah Anda mematikan data seluler sejenak sore ini dan menikmati secangkir kopi tanpa gangguan notifikasi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *