Gelanggang Permainan Superstar 21 Nagoya Disasar Razia Polsek Lubuk Baja

Avatar photo

Respons Cepat Laporan Warga: Polsek Lubuk Baja Sisir Superstar 21 Nagoya

PRAWARAKEPRI.COM BATAM, — Menanggapi laporan dari masyarakat terkait dugaan adanya aktivitas perjudian dan peredaran minuman beralkohol (mikol), jajaran Polsek Lubuk Baja langsung bergerak cepat menggelar razia di Gelanggang Permainan (Gelper) Superstar 21, Nagoya, Kota Batam, pada Selasa malam (14/7/2026).

Razia yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Deni Langie, melalui Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Gihon Sahatma Togu Lumban Raja berlangsung secara mendadak namun tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.

Setelah melakukan pemeriksaan menyeluruh di setiap sudut area ketangkasan tersebut, petugas memastikan bahwa dugaan yang dilaporkan oleh masyarakat tidak terbukti. Suasana di lokasi selama razia berlangsung pun berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

BACA JUGA:  Polsek Batu Ampar Dalam kegiatan Rutin Jumat Curhat Kamtibmas: Dalam Rangka NATARU Mari Bersama Sama Kita Menjaga Kamtibmas, Ketertiban dan Keamanan Lingkungan

Seusai memimpin operasi, Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Ipda Gihon, memberikan keterangan resmi terkait hasil operasi cipta kondisi tersebut.

“Berdasarkan laporan dari masyarakat yang kami terima, Polsek Lubuk Baja segera turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan langsung. Namun, dari hasil razia malam ini, kami tidak menemukan adanya unsur perjudian maupun minuman beralkohol seperti yang dilaporkan,” ujar Ipda Gihon.

Ia juga menjelaskan lebih detail mengenai sistem permainan di lokasi tersebut untuk menepis isu miring yang beredar.

BACA JUGA:  Kunker Komisi XIII DPR RI Ke Rutan Batam, Berikan Apresiasi Kualitas Pelayanan dan Kebersihan di Dapur

“Kami telah memeriksa mekanismenya, dan tidak ditemukan adanya transaksi uang secara langsung di dalam arena permainan. Oleh sebab itu, unsur perjudian dinyatakan tidak terpenuhi,” tambahnya.

Langkah cepat yang diambil oleh Polsek Lubuk Baja ini merupakan bentuk transparansi dan respons kilat kepolisian dalam mengayomi masyarakat, sekaligus memastikan iklim usaha di kawasan Nagoya tetap berjalan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.

Pihak kepolisian juga mengapresiasi sikap kooperatif dari pengelola tempat ketangkasan serta pengunjung selama proses razia berlangsung, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Lubuk Baja tetap terjaga dengan aman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *