KBKK ikut di Sembang Budaye Lembaga Adat Melayu Kota Batam dan 6 Kecamatan dengan Tema Menjulang Adat Marwah Dengan Merangkai Budaya Melayu
PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Batam tiga hari mengadakan acara Sembang Budaye dengan bertemakan “Menjulang Adat Marwah Dengan Merangkai Budaya Melayu” selama tiga hari Jum’at 11,12 dan 13 September 2026 Bertempat di Lapangan Bola Legenda Malaka , Kelurahan Baloi Permai Kecamatan Batam Kota
Sembang Budaye LAM Kota Batam tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seni budaya Melayu, Stand Kuliner makanan Khas Melayu dan Berbagai lomba seperti Lomba pantun, Lomba membaca Gurindam 12, Lomba joget lambak terahir lomba joget tahun 60 an juga dihibur penampilan artis Malaysia Roger Kajol dan Grup Malaykustik.
Sejak pembukaan acara Sembang Melayu LAM Kota Batam pada hari Jum’at 11/09 terlihat masyarakat Kota Batam antusias menghadiri dan mengikuti acara perlombaan, serta menikmati kuliner kuliner makan khas Melayu yang diperjual belikan di acara tersebut.

” Alhamdulillah , Sembang Budaye Melayu ini digelar dalam rangka sempena Hari Jadi LAM Batam ke-26. Kegiatan ini menjadi ruang bagi masyarakat untuk bertemu sekaligus mengenalkan dan menghidupkan kembali berbagai seni budaya Melayu,’ Ujar Ketua LAM Batam Kota Dato’ Wan Gamal Yardi saat berpidato dalam pembukaan acara pada jumat malam (11/09)
Sebagai Tuan Rumah, Datu’ Setia Wan Gamal juga mengharapkan Acara seperti ini terus berkelanjutan.
Hadir juga Walikota Batam, Datu’ Setia Amanah, H. Amsakar Achmad yg juga merupakan Keua BP. Batam.
Dalam sambutannya, Walikota Batam H.Amsakar Achamd menyebut Batam telah memiliki Peraturan Daerah (Perda) tentang Lembaga Adat Melayu Provinsi Kepulauan Riau di Kota Batam. Selain itu, Pemerintah Kota Batam.
Ia menilai kedua regulasi tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga identitas, adat, sejarah, dan budaya Melayu di Batam.
“Dua Perda ini semakin menegaskan bahwa keberpihakan terhadap negeri ini melalui budaya harus betul-betul nyata,” katanya.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, menegaskan budaya Melayu merupakan bagian penting dari identitas Batam yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Menurutnya, kekayaan budaya juga dapat menjadi kekuatan untuk memperkuat daya tarik pariwisata daerah.
Ketua panitia acara Dt” Zamharis S.H bersyukur acara Sembang Budaye Melayu LAM Kota Batam sukses dan meriah di ikuti puluhan peserta lomba dan juga di hadiri oleh petinggi dan pengurus LAM Kota dan 6 Kecamatan LAM serta Walikota Batam bapak H.Amsakar Achmad
“Alhamdulilah acara ini sukses digelar oleh LAM Batam kota dalam rangka sampean hari jadi LAM Ke 26 nanti nya, dan saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Wali Kota Batam karena di era beliaulah LAM memiliki Perda,” katanya.
Sembang Budaye Melayu LAM Kota Batam di ikuti 50 stand Kuliner aneka masakan khas Melayu, dan juga di stand tersebut ada juga stand Keluarga Besar Kabupaten Kampar (KBKK) yang menghadirkan kuliner khas Melayu Kampar, seperti lomang tapi, lopek bugi, Kuabu dan lain lain.
” Kampar hadir di acara Sembang Budaye Melayu LAM Kota Batam dengan berbagai kuliner khas Melayu Kampar , kami KBKK merasa bangga karna sudah diajak berpartisipasi dalam acara ini ” tutur Darwizar S.E selaku Ketua Umum KBKK Kota Batam.

Senada dengan Ketua KBKK Kota Batam, Dewan Pembina KBKK Ir. Anda Wijaya Zain,M.Hum, berterima kasih dan sangat mengapresiasi Acara Sembang Melayu LAM, karna di acara tersebut budaya Melayu Kampar juga bisa menampilkan budaya silat harimau Kampar dan sangat bangga KBKK bisa memenangkan juara satu dalam lomba berpantun
“Kita berterima kasih kepada panitia , ketua LAM Kota Batam,Ketua LAM Batam kota yang telah berkenan mengajak KBKK untuk mengisi dan menampilkan seni budaya Melayu Kampar di acara tersebut,” tutup nya.
Dalam Acara tersebut juga dihadiri Ketua LAM Kota Batam, Dato’ Muhammad Amin ( Dato’ Wira Setia Utama ).












