Kwalitas Udara Batam Masuk Kategori Tidak Sehat, Ketua IWbA Kota Batam bersama Ketua Koni Batam Bagikan 2.500 Masker Kepada Pengguna Jalan Raya
PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Kondisi Udara Kota Batam saat ini berada dalam kategori Sangat Tidak Sehat akibat kabut asap karhutla, Pemerintah Kota Batam mengimbau masyarakat di wajibkan untuk Menggukan masker saat berpergian dan beraktivitas di luar ruangan
Karna dari itu dalam rangka peduli lingkungan terhadap asap karhutla, Ketua Woodball Association (IWbA) Kota Batam Ir. Anda Wijaya zain, M.Hum Bersama Ketua Koni Batam Rani Rafitriyani dan beserta pengurus IWbA bagikan 2.500 Masker Kepada pengguna jalan guna mencegah pengendara terpapar langsung oleh asap pada Selasa (13/10/2026) di Simpang Lampu merah Fly Over Batam center
Pembagian 2.500 Masker di beberapa titik persimpangan oleh IWbA dan Koni Batam tersebut menjadi salah satu upaya pencegahan dan membantu mengurangi paparan langsung asap akibat pembakaran lahan di berbagai daerah di Sumatra

“Hari ini kami seluruh pengurus IWbA Berama Koni Batam membagikan 2.500 masker kepada pengguna jalan, pembagian masker ini guna mencegah pengendara terpapar langsung oleh asap, Karna saat ini kwalitas udara Batam masuk dalam kategori tidak sehat,” Ujar Anda Wijaya
Indeks Kualitas Udara (AQI) di Kota Batam saat ini berada di angka 180 (US) yang masuk dalam kategori Tidak Sehat untuk Kelompok Sensitif
Dampak Kesehatan, Dapat menimbulkan gangguan pernapasan ringan pada kelompok sensitif seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita asma atau penyakit paru
Menurut data dari BMKG Konsentrasi PM2.5: Tercatat mencapai 190,1 hingga 200,3 µg/m³ berdasarkan data pemantauan BMKG, Jarak Pandang: Menurun hingga sekitar 1,9 kilometer di kawasan Bandara Hang Nadim.
“Semoga dengan kegiatan pembagian masker ini masyarakat dapat terbantu, dan kami juga mengingatkan kepada pengguna jalan tetap selalu
Gunakan masker standar (seperti KN95 atau masker medis) saat beraktivitas di luar ruangan” Ungkap Anda Wijaya
Ketua Umum KONI Batam, Rani Rafitriyani, melalui Wakil Ketua Kontingen Porprov Kota Batam, Zulkarnain, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi kualitas udara yang belakangan ini memburuk.
Menurut nya KONI Batam tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi olahraga, tetapi juga berupaya hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“KONI Kota Batam tidak hanya menjalankan tugas dalam meningkatkan prestasi olahraga melalui 45 cabang olahraga yang berada di bawah naungannya. Kami juga ingin menunjukkan kepekaan dan kepedulian terhadap kondisi masyarakat, khususnya ketika kualitas udara berada pada kategori tidak sehat,” ujarnya.
Zulkarnain berharap kegiatan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menjaga kesehatan dan menggunakan masker ketika kualitas udara memburuk.
Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang diduga berkaitan dengan kiriman asap dari wilayah lain, termasuk Sumatera dan Kalimantan.












