Akhirnya Mengaku: Isu Begal Viral di Lubuk Baja Ternyata Hanya Kesalahpahaman, Saya Mabuk Lalu Nyenggol Sepada Motor Orang

Pengendara Motor Mabuk Akhirnya Mengaku: Isu Begal Viral di Lubuk Baja Ternyata Hanya Kesalahpahaman

PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Geger kabar tindak pidana begal sepeda motor pada Minggu (23/8/26) yang sempat memicu keresahan netizen di media sosial akhirnya terang benderang. Korban, Muhammad Ikbal, secara resmi menyampaikan klarifikasi terbuka dan meluruskan bahwa insiden yang dialaminya bukanlah aksi pembegalan.

Melalui pernyataan resminya, Muhammad Ikbal mengakui bahwa narasi liar yang beredar luas di jagat maya murni dipicu oleh kesalahpahaman saat kejadian berlangsung.

“Saya Muhammad Ikbal mengklarifikasikan terkait pemberitaan yang viral di media sosial bahwa saya kena begal. Peristiwa tersebut adalah kesalahpahaman, yang mana saya mengendarai sepeda motor dalam keadaan mabuk dan tidak sadar, menyenggol orang lain, kemudian saya terjatuh dan terjadilah perkelahian,” ungkap Muhammad Ikbal melalui video resminya, Sabtu (28/8/26)

Akibat perkelahian tersebut, ia memilih menyelamatkan diri dan panik meninggalkan sepeda motornya di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam kondisi darurat, ia langsung mendatangi Polsek Lubuk Baja untuk membuat laporan kepolisian.

Tak butuh waktu lama bagi aparat kepolisian untuk mengusut kejadian sebenarnya. Tim dari Polsek Lubuk Baja berhasil mengamankan dan menemukan kembali sepeda motor milik korban yang sempat tertinggal.

Setelah mengetahui duduk perkara sebenarnya yang berawal dari benturan di jalan akibat pengaruh alkohol, Muhammad Ikbal memilih untuk menyelesaikan perselisihan dengan pihak lawan secara kekeluargaan. Ia juga telah secara resmi mencabut laporan polisinya.

“Sepeda motor saya sudah ditemukan oleh polisi, dan saya telah menyelesaikan permasalahan ini secara kekeluargaan. Terima kasih kepada Polresta Barelang dan Polsek Lubuk Baja yang telah menemukan sepeda motor saya, dan saya telah mencabut laporan saya. Terima kasih,” tutupnya.

Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPDA Gihon Sahatma Togu Lumban Raja membenarkan kejadian tersebut.

“Ya benar kejadian tersebut merupakan kesalahpahaman dan korban telah mencabut laporannya di Polsek Lubuk Baja,” terang Ipda Gihon.

Dengan adanya klarifikasi ini, pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh narasi liar di media sosial sebelum ada konfirmasi resmi dari kepolisian, serta mengingatkan pentingnya tidak mengendarai kendaraan dalam pengaruh alkohol demi keselamatan bersama.

Exit mobile version