Batam – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) Kaderisasi sekaligus Pendidikan Instruktur Kader Loyalis pada Sabtu hingga Minggu, 11-12 Oktober 2025, bertempat di Hotel Santika Batam, Batam Centre.
Kegiatan strategis ini bertujuan untuk memperkuat struktur partai dan mempersiapkan kader militan menjelang kontestasi politik mendatang.
Acara yang berlangsung mulai pukul 09.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Zainul Munasikin, Ketua Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB. Turut hadir mendampingi Rocky Marciano Bawole, Ketua DPW PKB Kepri, beserta seluruh jajaran Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Kepri.
Selain itu, hadir pula perwakilan dari berbagai Badan Otonom (Banom) PKB, termasuk DKW Garda Bangsa Provinsi Kepri, DPW Prempuan Bangsa Kepri, DPW Gerbang Tani Kepri, LBH Partai Kebangkitan Bangsa, Panji Bangsa Kepri, dan banom lainnya.
Dalam sesi wawancara usai membuka acara, Zainul Munasikin menjelaskan urgensi kegiatan tersebut.
“Hari ini kita akan memulai pendidikan instruktur kaderisasi, yang mana pesertanya berasal dari delegasi DPC-DPC se-Provinsi Kepulauan Riau,” ujar Zainul Munasikin.
Beliau menegaskan bahwa pendidikan instruktur sangat penting untuk melakukan “masifikasi kaderisasi di Kepri”. PKB menargetkan akan ada minimal 21 angkatan kaderisasi dalam setahun, dengan sekitar 100 orang peserta di setiap angkatan. Proses ini membutuhkan instruktur-instruktur yang handal untuk berkeliling se-Provinsi Kepri.
Tujuan utama dari kaderisasi ini adalah:
- Membuat struktur partai menjadi kokoh.
- Mencari potensi caleg-caleg yang petarung, militan, dan tangguh untuk memperbesar suara dan kursi PKB di Kepri.
- Melakukan konsolidasi partai.
“Saya yakin dan optimis, insyaallah [dengan kaderisasi ini] struktur partai kita akan semakin kuat untuk bisa memenangkan pertempuran pemilu legislatif,” tambahnya.
PKB juga memiliki target ambisius untuk Pemilu mendatang. Zainul Munasikin menyampaikan pesan khusus kepada pimpinan DPW PKB Kepri.
“Sudah saatnya Kepri mengirimkan satu wakil untuk DPR RI. Insyaallah potensinya ada, kita sudah hitung kok, sumber daya kita insyaallah cukup untuk bisa mengantarkan satu kursi,” tegasnya.
Selain itu, Zainul Munasikin menargetkan agar “tidak akan ada lagi DPC nol kursi di Kepri”, terutama di Bintan dan Natuna, dengan memberikan atensi khusus agar DPC-DPC tersebut memiliki kursi PKB di Pileg berikutnya.
Dalam rangka mempersiapkan kemenangan Pemilu 2029 dan pemilu lokal 2031, DPP PKB melalui LKN fokus pada tiga hal:
- Penataan Struktur: Fokus utama saat ini adalah menata ulang PAC-PAC dan akan berlanjut ke penataan ranting.
- Monitoring Kinerja Anggota Dewan: Anggota dewan adalah etalase partai, sehingga mereka harus memiliki program yang menyentuh langsung kepada masyarakat. Fungsi pelayanan dan penyerapan aspirasi anggota dewan akan dimaksimalkan dan dipantau betul.
- Filosofi Kaderisasi: Kaderisasi di PKB bukan sekadar transfer pengetahuan, tetapi juga harus ada transformasi energi dan transformasi khidmat terhadap para pendiri (muassis) partai, serta penjagaan nilai-nilai partai.












