KARIMUN, PRAWARAKEPRI.COM – Pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) serentak Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di lima kabupaten/kota se-Kepulauan Riau pada Minggu (12/4/2026) berlangsung dengan semangat kekeluargaan. Agenda yang digelar di Karimun, Batam, Tanjungpinang, Lingga, dan Anambas ini fokus pada penjaringan calon pemimpin baru untuk periode 2026-2031.
Proses Demokratis dan Mandat Pusat
Di Kabupaten Karimun, sidang dipimpin oleh Nasim Khan dengan didampingi Eko Wahyu, S.M. sebagai Sekretaris Sidang. Keduanya menjalankan mandat Dewan Pengurus Pusat (DPP) untuk memastikan seluruh aspirasi arus bawah terserap dengan baik dalam formasi usulan nama calon ketua.
Namun, ditegaskan dalam sidang bahwa Muscab kali ini bersifat menjaring usulan, bukan menetapkan keputusan final. Hal ini dilakukan sesuai instruksi organisasi untuk menjaga marwah partai.
UKK dan Keputusan DPP: Filter Penjaga Kondusivitas
Perwakilan Ketua DPW PKB Kepri, Suigwan, S.M., menjelaskan bahwa mekanisme penentuan ketua melalui Uji Kepatutan dan Kelayakan (UKK) di tingkat DPP adalah langkah strategis untuk menjaga soliditas.
“Keputusan final ada di tangan DPP. Langkah ini diambil agar tidak timbul gejolak atau polarisasi di akar rumput. Dengan adanya proses UKK, kita memastikan bahwa siapa pun yang terpilih nanti adalah kader terbaik yang sudah teruji secara objektif oleh pusat,” tegas Suigwan dalam sambutannya di Karimun.
Harapan untuk Periode 2026-2031Dengan menyerahkan keputusan akhir kepada DPP, diharapkan:
- Soliditas Terjaga: Menghindari potensi konflik horizontal antar pendukung calon di tingkat daerah.
- Standar Kepemimpinan: Menghasilkan ketua DPC yang memiliki integritas dan kompetensi sesuai standar nasional PKB.
- Fokus Kerja: Kader di akar rumput bisa segera kembali fokus pada kerja-kerja kerakyatan tanpa terbebani residu politik pasca-Muscab.
Pelaksanaan Muscab serentak ini menjadi bukti bahwa PKB di Kepulauan Riau, khususnya di Karimun, Batam, Tanjungpinang, Lingga, dan Anambas, tetap mengedepankan prinsip satu komando demi kemajuan partai dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Melayu.












