Kecelakaan KM Makmur Jaya di Perairan Pulau Merapas, 20 ABK Berhasil di Evakuasi 9 Orang Masih Pencarian

Foto: 20 ABK KM Makmur Jaya Saat ditemukan Nelayan

PRAWARAKEPRI.COM TANJUNGPINANG, – Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) menerima laporan kecelakaan kapal terbalik yang menimpa KM Makmur Jaya di perairan Pulau Merapas, Kijang, Kabupaten Bintan. Informasi awal diterima pada Minggu, 8 Maret 2026, pukul 21.05 WIB dari agen kapal, Bapak Lago, yang melaporkan bahwa kapal bermuatan 29 orang tersebut mengalami insiden pada koordinat 01∘00.584′N−105∘19.255’S. Lokasi kejadian tercatat berada pada jarak sekitar ± 90 NM dari Dermaga Sekupang, Batam, dengan radial 94°.

Kronologis kejadian bermula saat KM Makmur Jaya bertolak dari Kampung Bugis, Tanjungpinang, menuju Pulau Pengibu pada Sabtu, 7 Maret 2026, pukul 14.00 WIB. Namun, pada Minggu dini hari pukul 04.00 WIB, kapal dihantam gelombang tinggi yang menyebabkan posisi kapal miring hingga akhirnya terbalik di perairan Pulau Merapas.

Dalam situasi darurat tersebut, 20 orang ABK berusaha menyelamatkan diri dengan bertahan di atas badan kapal yang terbalik, sementara 9 orang lainnya berhasil naik ke sekoci penyelamat namun kemudian terpisah dari kapal utama.

Proses evakuasi awal dilakukan oleh KM Sinar Abadi yang kebetulan melintas di lokasi pada pukul 11.00 WIB. Kapal tersebut berhasil menyelamatkan 20 ABK yang bertahan di badan kapal dan langsung mengevakuasi mereka ke Pelabuhan Kijang, Kabupaten Bintan, untuk diserahterimakan kepada pihak agen kapal.

Hingga saat ini, 20 korban dinyatakan selamat dan tengah dalam tahap penggalian informasi, sementara 9 ABK yang berada di sekoci penyelamat masih dinyatakan hilang dan dalam pencarian.

Merespons kejadian ini, Tim SAR segera melakukan aksi koordinasi (Preecom Excom) dengan berbagai potensi SAR, mulai dari Pos AL Kijang, Polsek Bintan Timur, BPBD Bintan, Polairud Bintan, hingga Pos AL Berakit. Pada pukul 21.30 WIB, Tim Rescue Pos SAR Batam bersama kru KN SAR Purworejo 101 yang berjumlah 22 personel telah diberangkatkan menuju Lokasi Kejadian Kecelakaan (LKK).

Tim diestimasikan tiba di area pencarian pada Senin, 9 Maret 2026, pukul 06.30 WIB untuk segera melakukan penyisiran intensif. Ujar Fazzli, S.A.P.,M.Si
Kepala kantor pencarian dan pertolongan kelas A Tanjungpinang

Exit mobile version