Prawarakepri.com, BATAM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Kepulauan Riau resmi menyelenggarakan agenda besar berupa Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Wasit Provinsi, Nasional, serta Penyegaran Wasit yang berlangsung mulai tanggal 26 hingga 28 Desember 2025. Kegiatan yang dipusatkan di Batam ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai pengurus cabang di seluruh Kepulauan Riau dengan tujuan utama melakukan standarisasi pemahaman aturan pertandingan sesuai dengan regulasi terbaru yang berlaku secara internasional.
Wakil Ketua II Pengprov TI Kepri, Suigwan, S.M., yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, hadir secara langsung untuk memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh peserta diklat. Dalam pernyataannya, Suigwan menekankan bahwa peningkatan kualitas wasit merupakan pilar penting dalam mencetak atlet-atlet berprestasi, karena wasit yang kompeten akan menjamin jalannya pertandingan yang adil dan objektif.”
Kegiatan yang kita laksanakan selama tiga hari ini, dari tanggal 26 hingga 28 Desember, bukan sekadar rutinitas organisasi. Ini adalah langkah nyata Pengprov TI Kepri untuk memastikan bahwa setiap keputusan di atas matras diambil berdasarkan pemahaman aturan yang matang dan integritas yang tinggi. Kita ingin wasit di Kepri menjadi teladan dalam profesionalisme, sehingga kualitas kompetisi di daerah kita semakin meningkat dan diakui di level nasional,” ujar Suigwan di lokasi kegiatan.
Lebih lanjut, selaku wakil rakyat di DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Suigwan menegaskan dukungannya terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga secara berkelanjutan. Beliau memandang bahwa investasi pada kapasitas perangkat pertandingan seperti wasit akan berdampak langsung pada iklim olahraga yang sehat di Kepulauan Riau.
“Saya sebagai Anggota DPRD Kepri sekaligus pengurus TI Kepri memiliki tanggung jawab moral untuk mengawal agar pembinaan olahraga kita memiliki standar yang unggul. Sinergi antara kebijakan legislatif dan program teknis organisasi seperti ini harus terus diperkuat. Kita berharap melalui diklat ini, lahir wasit-wasit baru yang berkualitas dan wasit senior yang semakin tajam dalam melakukan penilaian, demi kemajuan taekwondo Kepulauan Riau,” tambahnya.
Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan materi teori mengenai aturan terbaru Poomsae dan Kyorugi, ujian fisik, serta simulasi memimpin pertandingan. Dengan adanya kegiatan ini, Pengprov TI Kepri optimis dapat menyongsong kalender kejuaraan di tahun mendatang dengan perangkat pertandingan yang lebih siap, solid, dan profesional.












