๐—”๐—ฃ๐—•๐—— ๐—•๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—บ ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿณ Tembus ๐—ฅ๐—ฝ๐Ÿฐ,๐Ÿด๐Ÿฒ ๐—ง๐—ฟ๐—ถ๐—น๐—ถ๐˜‚๐—ป, Anggaran Harus Terasa Manfaatnya Untuk Masyarakat Batam

Avatar photo

๐—”๐—ฃ๐—•๐—— ๐—•๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐—บ ๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿณ ๐—ฅ๐—ฝ๐Ÿฐ,๐Ÿด๐Ÿฒ ๐—ง๐—ฟ๐—ถ๐—น๐—ถ๐˜‚๐—ป, ๐—”๐—บ๐˜€๐—ฎ๐—ธ๐—ฎ๐—ฟ: ๐—”๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ง๐—ฒ๐—ฟ๐—ฎ๐˜€๐—ฎ ๐— ๐—ฎ๐—ป๐—ณ๐—ฎ๐—ฎ๐˜๐—ป๐˜†๐—ฎ ๐—ฏ๐—ฎ๐—ด๐—ถ ๐—ช๐—ฎ๐—ฟ๐—ด๐—ฎ

PRAWARAKRPRI.COM BATAM โ€“ Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam 2027 disiapkan bukan sekadar untuk menjalankan roda pemerintahan. Wali Kota Batam Amsakar Achmad mengarahkan anggaran agar lebih dekat dengan kebutuhan warga, dari penguatan ekonomi masyarakat hingga penanganan banjir, sampah, pendidikan, kesehatan dan pembangunan infrastruktur.

Arah tersebut terlihat dalam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2027 yang disampaikan Amsakar dalam Rapat Paripurna DPRD Kota Batam, Senin (7/9/2026).

Dalam rancangan itu, belanja daerah diproyeksikan mencapai Rp4,859 triliun, dengan belanja modal sekitar Rp1,158 triliun. Sementara pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp4,743 triliun.

Besarnya anggaran tersebut dibarengi dengan pilihan program yang menyentuh kebutuhan sehari-hari masyarakat. Pemerintah Kota Batam menempatkan pengentasan kemiskinan dan perlindungan sosial sebagai salah satu prioritas.

Salah satunya melalui rencana subsidi bunga pinjaman 0 persen bagi usaha mikro yang memiliki KTP Batam. Bantuan sosial bagi lanjut usia serta perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan juga masuk dalam rancangan kebijakan.

Kelompok yang disasar antara lain pengemudi transportasi daring, nelayan, petani dan pengemudi boat pancung.

BACA JUGA:  Peringati HPSN 2025, Harris Barelang Batam & Yellow Hotel Lakukan Aksi Bersih - Bersih di Pantai Tanjung Pinggir Batam

Bukan hanya memberi perlindungan, Amsakar juga mendorong masyarakat memiliki kemampuan ekonomi yang lebih kuat. Pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja, penguatan kapasitas pelaku UMK, hingga fasilitasi perizinan UMKM disiapkan untuk menyesuaikan kebutuhan dunia industri.

๐๐š๐ง๐ฃ๐ข๐ซ, ๐’๐š๐ฆ๐ฉ๐š๐ก, ๐๐š๐ง ๐€๐ข๐ซ ๐๐ž๐ซ๐ฌ๐ข๐ก ๐‰๐š๐๐ข ๐๐ซ๐ข๐จ๐ซ๐ข๐ญ๐š๐ฌ

Persoalan yang selama ini dekat dengan keseharian warga juga mendapat tempat dalam rancangan APBD 2027.

Untuk mengurangi persoalan banjir, pembangunan drainase direncanakan di sejumlah kawasan, di antaranya Puri Loka, Senawangi Asri, Jalan Tengku Sulung, Graha Nusa hingga Kavling Baru, Putra Jaya, Rumah Pompa Bengkong dan Tiban Centre.

Sektor persampahan juga diperkuat melalui rencana pengadaan armroll truck, bin container dan kendaraan pick up. Pemerintah menyiapkan pembangunan lanjutan landfill TPA serta dua lokasi TPS 3R.

Pengangkutan sampah melalui pihak ketiga juga direncanakan menjangkau sembilan kecamatan.

Sementara di wilayah hinterland, Pemko Batam memasukkan pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Galang sebagai salah satu prioritas.

Rangkaian kebijakan tersebut memperlihatkan bahwa Amsakar tidak hanya menempatkan pembangunan fisik sebagai ukuran keberhasilan anggaran. Pelayanan dasar dan persoalan lingkungan juga menjadi bagian dari arah pembangunan Batam.

BACA JUGA:  Dandim 0316/Batam Kolonel Inf Rooy Chandra Sihombing., S.I.P., M.M, Pimpin Tradisi Korp Rapot Masuk Satuan

๐๐ž๐ง๐๐ข๐๐ข๐ค๐š๐ง ๐๐š๐ง ๐ค๐ž๐ฌ๐ž๐ก๐š๐ญ๐š๐ง ๐๐ข๐ฉ๐ž๐ซ๐ค๐ฎ๐š๐ญ

Investasi sumber daya manusia menjadi prioritas berikutnya. Pemko Batam merancang pemberian beasiswa atau bantuan pendidikan bagi siswa tidak mampu di SD dan SMP swasta, pemberian seragam bagi peserta didik baru sekolah negeri dan swasta, hingga beasiswa bagi mahasiswa.

Beasiswa juga diarahkan kepada mahasiswa undangan pada tujuh perguruan tinggi negeri, mahasiswa berprestasi dari keluarga tidak mampu serta mahasiswa hinterland berprestasi untuk jurusan tertentu.

Di bidang kesehatan, pemerintah menargetkan pemenuhan Universal Health Coverage (UHC) dan peningkatan sarana-prasarana pelayanan kesehatan di puskesmas serta RSUD Embung Fatimah.

Dengan kebijakan tersebut, APBD 2027 diarahkan tidak hanya membangun kota, tetapi juga memperkuat kualitas masyarakat yang menjadi penggerak Batam ke depan.

๐ˆ๐ง๐Ÿ๐ซ๐š๐ฌ๐ญ๐ซ๐ฎ๐ค๐ญ๐ฎ๐ซ ๐ญ๐ž๐ญ๐š๐ฉ ๐๐ข๐ ๐ž๐ง๐ฃ๐จ๐ญ

Di sisi lain, pembangunan infrastruktur tetap menjadi salah satu mesin utama pertumbuhan Batam.

Sejumlah ruas jalan masuk dalam rencana pembangunan dan peningkatan, antara lain Jalan Bumi Perkemahan-Simpang Teluk Lengung, Simpang Tiban Princes atau Jalan Gajah Mada-Jalan Diponegoro tahap pertama, Jalan Kampung Air, Simpang Dutamas-Simpang Helm, Lintas Kibing, Simpang Orchid, Simpang Kara dan Tiban Utara.

BACA JUGA:  Minggu Kasih, Polsek Bengkong Sampaikan Pesan Kamtibmas di Tengah Jemaat Gereja

Termasuk pula Jalan Simpang Gelael-Simpang Franky serta Jalan Cikitsu-SMA 3 lanjutan hingga Jalan Hang Nadim.

Pemerintah juga merencanakan pembangunan Jembatan Golden Prawn Bengkong, kantor lurah Sukajadi dan Tiban Lama serta revitalisasi sejumlah kantor.

Dari total belanja modal sekitar Rp1,158 triliun, alokasi terbesar diarahkan untuk jalan, jaringan dan irigasi sebesar Rp527,6 miliar. Anggaran gedung dan bangunan mencapai sekitar Rp419,2 miliar, sedangkan peralatan dan mesin sekitar Rp185,5 miliar.

Kebijakan tersebut menunjukkan upaya menghubungkan pembangunan infrastruktur dengan mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *