450 Prajurit TNI AD Yonif 136 Tuah Sakti Berangkat Pengamanan Tapal Batas RI-PNG 2026

450 Prajurit TNI AD Yonif 136 / Tuah Sakti
Berangkat Pengamanan Tapal Batas RI – PNG 2025

PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Sebanyak 450 Prajurit Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI–PNG Kewilayahan Batalyon Infantri Raider Khusus 136/Tuah Sakti (Yonif RK 136/TS) meninggalkan Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) untuk menjalankan tugas pengamanan tapal batas (pamtas) Republik Indonesia – Papua Nugini (RI-PNG) di Pelabuhan Batu Ampar, Senin (17/11/2025).

Upacara berlangsung khidmat dan penuh semangat patriotisme, dipimpin Kepala Staf Kodam (Kasdam) XIX/Tuanku Tambusai, Brigjen TNI Rudi Hermawan.

Saat memberikan arahan kepada para prajurit Yonif RK 136/ TS, Brigjen TNI Rudi Hermawan menegaskan pentingnya tugas Satgas Pamtas dalam menjaga keutuhan wilayah perbatasan Indonesia.

“Sebelum menuju Puncak Jaya, Kalian akan menjalani pelatihan pratugas selama satu bulan di Pusat Pendidikan dan Latihan Infanteri, Jawa Barat,”Tegas nya.

Prajurit Yonif RK 136/TS diangkut menggunakan KRI Teluk Amboina 503 milik TNI Angkatan Laut (AL) Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), yang didatangkan dari Jakarta di Pelabuhan Batuampar, Sebelum melanjutkan perjalanan menuju wilayah penugasan.

“Kalian adalah garda terdepan menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI. Setiap langkah yang kalian ambil membawa nama baik TNI AD, bangsa, dan negara,” ucapnya memberi semangat kepada seluruh personel.

Sementara itu Komandan Batalyon (Danyon) 136/TS sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo saat memberikan semangat kepada para prajurit berpesan agar para prajurit selalu mematuhi perintah komando, menjaga soliditas, dan mengutamakan kesehatan selama bertugas.

“Berangkat lengkap, kembali juga lengkap dan sehat. Kesuksesan ini bukan hanya milik pribadi, tetapi juga kesuksesan rakyat Indonesia,”Tegas nya.

Momen Haru Keberangkatan Pasukan Tuah Sakti

Momen keberangkatan prajurit TNI AD Yonif RK 136/TS merupakan kesatuan yang berada di bawah kendali Komando Resor Militer (Korem) 033/Wira Pratama (WP), Komando Daerah Militer (Kodam) XIX/Tuanku Tambusai (TT) ini berlangsung dalam suasana penuh emosional.

Terutama bagi keluarga prajurit yang merasa keberangkatan itu bagai sebuah perpisahan.

Tak ayal, momen itu menjadi luapan emosional para keluarga, terutama istri, anak, saudara dekat hingga sahabat yang mengantarkan mereka ke pelabuhan.

Beberapa di antaranya tak kuasa menahan tangis melepas kepergian sang suami menuju medan tugas nun jauh di sana.

“Hati-hati suamiku, selamat bertugas, semoga kembali dengan selamat. Jangan lupa kabari kalau sudah sampai ke Papua ya Pa,” ucap Dr Revinda Avisantia, istri Komandan Batalyon (Danyon) 136/TS sekaligus Komandan Satuan Tugas (Dansatgas), Letnan Kolonel (Letkol) Infanteri (Inf) Yudi Satria Prabowo saat melepas kepergian suaminya di Pelabuhan Batuampar, Senin (17/11/2025).

Para istri prajurit Raider Khusus 136/TS lainnya juga tampak melambaikan tangan sambil menyeka air mata saat detik-detik terakhir KRI Teluk Amboina 503 meninggalkan Pelabuhan Batuampar

Di sisi lain, perasaan para istri prajurit juga diliputi was-was melepaskan kepergian suami di tengah konflik yang terjadi di tanah Papua. Terlebih sudah banyak anggota TNI yang gugur demi menjaga keutuhan NKRI.

“Ya, sedih rasanya suami berangkat (ke Papua, red). Tapi, memang dari awal kan udah risiko sebagai istri TNI,” ungkapnya.

Meski sedih, dia dan keluarga mengaku tetap memberikan dukungan dan berharap suaminya segera kembali dengan selamat.

Tak hanya personel, logistik pendukung tugas juga diangkut dengan kapal tersebut.

Exit mobile version