Gus Ulib: Gus Irfan Sosok Tepat Pimpin PBNU, Punya Kapabilitas dan Diterima Semua Kalangan

JAKARTA (prawarakepri.com) – Sosok KH Irfan Yusuf Hasyim atau yang akrab disapa Gus Irfan dinilai sebagai figur yang sangat layak untuk menakhodai Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU). Dukungan ini muncul karena cucu pendiri NU, KH Hasyim Asy’ari tersebut, dianggap memiliki kombinasi lengkap antara kapabilitas, integritas, dan jaringan yang luas.


Hal ini disampaikan oleh tokoh muda NU, Gus Ulib, yang memandang bahwa dinamika organisasi ke depan membutuhkan pemimpin yang mampu merangkul semua elemen di internal maupun eksternal nahdliyin.


“Gus Irfan bukan sekadar figur dari garis keturunan pendiri NU, tapi beliau memiliki kapabilitas intelektual dan manajerial yang mumpuni. Integritas beliau selama ini sudah teruji,” ujar Gus Ulib dalam keterangannya.

BACA JUGA:  Satreskrim Polresta Barelang dan Unit Reskrim Polsek Sagulung Ungkap Kasus Pembunuhan Berencana di Café Live Music Batam


Menurut Gus Ulib, salah satu keunggulan utama Gus Irfan adalah keterimaannya di berbagai kalangan (akseptabilitas). Beliau dinilai sebagai sosok penengah yang mampu menjembatani perbedaan pandangan di lingkungan NU.


“Beliau adalah sosok yang humble dan bisa diterima oleh banyak kalangan, baik itu di tingkat struktural maupun kultural. PBNU butuh figur yang menyejukkan seperti Gus Irfan,” tambahnya.


Lebih lanjut, Gus Ulib menekankan bahwa tantangan NU di masa depan semakin kompleks, mulai dari isu kemandirian ekonomi umat hingga penguatan ideologi di era digital. Gus Irfan dipandang memiliki visi yang sejalan dengan semangat pembaruan namun tetap teguh memegang nilai-nilai dasar Ahlussunnah wal Jamaah.


Kehadiran Gus Irfan dalam bursa kepemimpinan PBNU diharapkan dapat membawa energi baru dan menjaga marwah organisasi tetap di jalurnya sebagai pelayan umat dan penjaga keutuhan bangsa.
“Harapan kami, NU ke depan dipimpin oleh sosok yang fokus pada pembangunan sumber daya manusia dan penguatan organisasi secara profesional, tanpa meninggalkan tradisi pesantren yang menjadi akar kita,” pungkas Gus Ulib.

BACA JUGA:  Tingkatkan Pembinaan Rohani Bagi Warga Binaan, Rutan Batam Jalin Kerja Sama Dengan Majelis Agama Buddha Theravada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *