Bumi Marine Engineering Group dan PT Bumi Marina Berjaya Teken MoU dengan Mitra Industri Internasional, Perkuat Kolaborasi Maritim di IMOX 2026

Bumi Marine Engineering Group dan PT Marina Bumi Berjaya Teken MoU dengan Mitra Industri Internasional, Perkuat Kolaborasi Maritim di IMOX 2026

PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Bumi Marine Engineering Group Pte. Ltd. bersama PT Bumi MarinanBerjaya resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan sejumlah perusahaan industri terkemuka asal Tiongkok dalam rangka memperkuat kerja sama di sektor teknologi maritim, industri perkapalan, pengerukan, manufaktur, serta pengembangan teknologi robotika.

Penandatanganan kerja sama tersebut berlangsung di sela penyelenggaraan Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026, yang digelar pada 5–7 Agustus 2026 di Radisson Golf & Convention Center, Batam.

Adapun perusahaan yang turut menandatangani nota kesepahaman tersebut adalah Hubei OceanTech Ship Heavy Industry Co., Ltd, WanRun Dredger Amphibious Equipment, WanFlex Rubber & Plastic, dan Shandong Future Robotic Co., Ltd.

Acara berlangsung khidmat dan dihadiri oleh jajaran pimpinan perusahaan, di antaranya CEO Bumi Marine Engineering Group Pte. Ltd., Dato Sri Andi Mohamad Damanhure, Direktur PT Marina Bumi Berjaya sekaligus Chief Liaison Officer Bumi Marine Engineering Group, Ratu Sarina, serta penasihat perusahaan, Captain Cin.

Prosesi penandatanganan dipandu oleh pembawa acara Neng Marlina Sofyaningrat, yang membuka kegiatan dengan menyampaikan salam penghormatan kepada seluruh tamu undangan dan pimpinan perusahaan.

Dalam pengantarnya, ia menyampaikan bahwa kerja sama tersebut diharapkan menjadi awal sinergi yang kuat dalam mendukung pengembangan industri maritim, transfer teknologi, serta peningkatan investasi di Indonesia.

Usai penandatanganan MoU, Ratu Sarina menyampaikan sambutan yang menegaskan pentingnya kolaborasi internasional dalam menghadirkan inovasi, meningkatkan daya saing industri nasional, serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan bagi seluruh pihak.

“Kerja sama ini merupakan langkah nyata dalam membangun ekosistem industri maritim yang lebih maju melalui transfer teknologi, investasi, dan pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas,” ujarnya.

Selain fokus pada pengembangan teknologi dan investasi, Bumi Marine Engineering Group Pte. Ltd. bersama PT Bumi Marina Berjaya juga menegaskan komitmennya untuk memberikan kesempatan kepada tenaga kerja Indonesia yang memiliki keahlian di bidang maritim.

Para profesional dalam negeri nantinya akan direkrut untuk terlibat dalam berbagai proyek internasional, termasuk bertugas mengawasi pelaksanaan pekerjaan di luar negeri sebagai bagian dari penguatan kapasitas sumber daya manusia Indonesia di tingkat global.

Melalui penandatanganan MoU ini, seluruh perusahaan yang terlibat berkomitmen membangun hubungan kerja sama jangka panjang yang mencakup pengembangan teknologi, investasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta penguatan sektor maritim dan industri pendukung di Indonesia.

Penandatanganan kerja sama tersebut menjadi salah satu momentum penting dalam penyelenggaraan Indonesia Marine & Offshore Expo (IMOX) 2026, pameran maritim, offshore, galangan kapal, serta minyak dan gas terbesar di Indonesia yang tahun ini memasuki penyelenggaraan edisi ke-9.

Mengusung tema “Batam: Pusat Masa Depan Indonesia untuk Smart Shipbuilding & Transformasi Lepas Pantai”, IMOX 2026 menghadirkan lebih dari 220 peserta pameran dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Thailand, Jerman, India, Korea Selatan, Tiongkok, dan berbagai negara lainnya.

Pameran ini diperkirakan dihadiri lebih dari 6.000 profesional industri maritim, offshore, galangan kapal, pelabuhan, serta minyak dan gas dari Asia Tenggara maupun berbagai negara lainnya. Beragam teknologi terbaru, solusi industri, hingga inovasi di bidang perkapalan dan offshore dipamerkan selama tiga hari pelaksanaan.

Selain pameran, IMOX 2026 juga menghadirkan Indonesia Marine & Offshore Conference bertema “Smart Maritime Indonesia: Dari Galangan Kapal hingga Pelabuhan, Mendorong Inovasi dan Daya Saing Global” yang melibatkan berbagai asosiasi industri, di antaranya INAMPA, ABUPI, INSA, IPERINDO, dan BSOA.

Rangkaian acara juga diisi dengan sesi presentasi teknis dan workshop maritim yang menghadirkan penyedia teknologi global, institusi pelatihan maritim, serta para pakar industri untuk berbagi wawasan mengenai perkembangan teknologi dan peningkatan kompetensi sumber daya manusia.

Melalui kolaborasi internasional yang ditandai dengan penandatanganan MoU tersebut, Bumi Marine Engineering Group Pte. Ltd. dan PT Bumi Marina Berjaya optimistis dapat mendorong lahirnya berbagai proyek strategis yang memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi, kemajuan industri maritim nasional, peningkatan investasi, serta perluasan kesempatan kerja bagi tenaga ahli Indonesia di kancah internasional.

Exit mobile version