Gus Ulib : Dukungan Gus Irfan Adalah Aspirasi Murni Nahdliyin

JOMBANG, prawarakepri.com – Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Peterongan, Jombang, KH Zainul Ibad Wijaya As’ad, atau yang akrab disapa Gus Ulib, memberikan pernyataan tegas terkait dinamika dan isu bursa pencalonan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Ketum PBNU). Gus Ulib meluruskan narasi yang beredar dengan menegaskan bahwa dorongan pencalonan terhadap Gus Irfan murni merupakan aspirasi dari arus bawah, bukan berasal dari ambisi pribadi yang bersangkutan.

‎Untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat dan warga NU, Gus Ulib memastikan bahwa Gus Irfan tidak pernah meminta, mencalonkan diri, ataupun meminta untuk dicalonkan sebagai Ketum PBNU selama ini. Seluruh dukungan yang mengalir saat ini sepenuhnya merupakan inisiatif, dorongan, dan kemauan keras dari para Nahdliyin di berbagai tingkatan. Dukungan ini bersifat tulus dan murni karena warga NU menaruh harapan besar agar beliau bersedia turun tangan memimpin dan menakhodai PBNU.

‎”Yang ada sekarang itu semuanya adalah inisiatif dan kemauan dari para Nahdliyin yang berharap agar beliau bersedia untuk menjadi Ketum PBNU. Jadi ini semua murni permohonan dari para Nahdliyin, bukan permintaan beliau,” ungkap narasi dari Gus Ulib.

‎Gus Ulib memandang bahwa derasnya dukungan tulus dari para Nahdliyin ini harus dimaknai sebagai bentuk kecintaan dan kepercayaan umat. Para kiai, santri, dan warga NU di tingkat akar rumput melihat figur yang didorong memiliki kapasitas dan integritas yang mumpuni untuk membawa PBNU ke arah yang lebih baik. Dengan adanya klarifikasi ini, diharapkan publik dan seluruh warga Nahdliyin dapat memahami bahwa kemunculan nama Gus Irfan dalam bursa Ketum PBNU adalah wujud nyata dari permohonan dan harapan umat, sama sekali bukan hasil manuver atau permintaan jabatan.

BACA JUGA:  Pererat Tali Silaturahmi, Satgas Yonif 136/TS Gelar Anjangsana dan Bagikan Pakaian untuk Warga Distrik Ilu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *