Gus Ulib Kecam Keras Dugaan Pengkhianatan Pejabat Tinggi, Dukung Langkah Tegas Prabowo dan Pembersihan Institusi Polri

Avatar photo

JOMBANG, PRAWARAKEPRI.COM – Pengasuh Pondok Pesantren Darul Ulum (PPDU) Peterongan, Jombang, KH Zainul Ibad Wijaya As’ad atau yang akrab disapa Gus Ulib, menyampaikan pernyataan sikap yang menyoroti dinamika penegakan hukum dan pemerintahan di tingkat nasional. Secara terbuka, beliau mengungkapkan keterkejutan mendalam dari seluruh elemen bangsa atas dugaan pengkhianatan yang dilakukan oleh seorang pejabat tinggi yang sebelumnya sangat dipercaya oleh Presiden.

Menurut Gus Ulib, tindakan oknum petinggi tersebut merupakan sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi dalam sejarah negeri sejak Indonesia merdeka. Ia mendesak adanya langkah hukum yang luar biasa atas kejadian tersebut.

“Harus ada tindakan tegas. Minimal dicopot dari jabatannya, diberhentikan dengan tidak hormat, diminta pertanggungjawaban, dan dihukum dengan hukuman sebagai pengkhianat,” ungkap Gus Ulib yang juga menilai bahwa oknum tersebut layak dijatuhi hukuman maksimal berupa hukuman mati. Baginya, tidak ada hukuman lain yang pantas bagi pelaku pengkhianatan terhadap bangsa, umat, agama, dan kemanusiaan.

BACA JUGA:  KAPOLDA KEPRI BUKA RAKERNIS DITRESKRIMUM T.A. 2026, PERKUAT SINERGI POLRI DAN KEJAKSAAN‎

Dalam pandangannya, pengasuh pondok pesantren ini menganalogikan oknum pejabat tersebut dengan karakter-karakter pengkhianat legendaris dalam sejarah dan pewayangan. Ia menyebut nama-nama seperti Brutus, Yudas Iskariot, hingga Sengkuni, yang kerap bersandiwara dan bersembunyi di balik sikap yang seolah-olah tampak bijaksana.

Secara spesifik, Gus Ulib mempertanyakan motif serta tujuan di balik tindakan oknum tersebut. Beliau meminta kejelasan mengenai untuk siapa dan karena apa sosok Listyo Sigit berbuat khianat, serta mempertanyakan pihak mana yang mengambil manfaat dari langkahnya.

BACA JUGA:  SEMANGAT MERAH PUTIH: POLDA KEPRI GELAR KIRAB KEBANGSAAN JELANG HUT RI KE-80 DI BATAM

Di tengah keprihatinan ini, Gus Ulib menegaskan dukungan penuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk bertindak tegas dan tidak membiarkan pengkhianatan merusak tatanan negara. Dukungan moral juga diberikan secara khusus kepada Kapolri yang baru, Pak Suyudi, agar segera membersihkan institusi Polri dari berbagai residu dan kerak masalah yang tertinggal. Ia berharap Polri dapat segera kembali menjadi institusi “putih” yang dicita-citakan dan dibanggakan oleh seluruh rakyat Indonesia.

Menutup pernyataannya, Gus Ulib menegaskan bahwa para ulama dan rakyat akan senantiasa berdiri di belakang perjuangan Presiden Prabowo. Beliau turut mendoakan keselamatan sang Kepala Negara agar dijauhkan dari berbagai bentuk pengkhianatan, baik dari dalam maupun dari luar, demi memastikan kelancaran cita-cita besar mewujudkan Indonesia Emas pada tahun 2045.

BACA JUGA:  Pelayanan Kesehatan Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Hadir Layani Warga Kampung Baktis Papua

(Redaksi/Prawarakepri.com)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *