Juru Sembelih Halal Kini Jadi Profesi Langka dengan Nilai Global

Avatar photo

PRAWARAKEPRI.COM — Jakarta. Profesi juru sembelih halal atau yang dikenal sebagai juleha kini mulai mendapat perhatian serius dari berbagai pihak. Di tengah pesatnya perkembangan industri halal dunia, profesi ini tidak lagi dianggap biasa, melainkan telah menjadi pekerjaan spesifik yang bernilai tinggi dan berperan penting dalam menjamin kehalalan produk konsumsi.

Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hasan, menegaskan bahwa kebutuhan terhadap tenaga profesional di bidang penyembelihan halal terus meningkat. Menurutnya, di tengah semakin ketatnya standar global, kehadiran juru sembelih yang tersertifikasi menjadi bukti keseriusan Indonesia dalam menjaga integritas produk halal.

BACA JUGA:  Batam Raih Zona Hijau Keterbukaan Informasi, Pemko Dorong Kanal Aduan Terpadu

“Juleha bukan sekadar tukang sembelih. Mereka adalah bagian dari sistem jaminan halal yang menjaga kepercayaan dunia terhadap produk Indonesia,” ujar Haikal dalam keterangannya.

Ia menjelaskan, di banyak negara, tenaga ahli halal bahkan sudah digolongkan sebagai profesi strategis. Permintaan terhadap tenaga terlatih di bidang penyembelihan, audit halal, hingga sertifikasi terus tumbuh seiring dengan meningkatnya kesadaran global akan pentingnya produk halal.

Pemerintah pun berkomitmen meningkatkan kompetensi para juru sembelih halal melalui pelatihan bersertifikat, peningkatan keterampilan teknis, hingga kemampuan berbahasa asing. Semua itu ditujukan agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di tingkat internasional dan memenuhi kebutuhan pasar halal dunia yang semakin luas.

BACA JUGA:  TNI AL SIAP DUKUNG PENGAMANAN IDUL FITRI 1446 H/2025 M DI KEPULAUAN RIAU

Dalam konteks industri halal global, profesi juleha menjadi ujung tombak dari rantai produksi yang berkelanjutan. Mereka tidak hanya berperan dalam proses penyembelihan, tetapi juga memastikan aspek kebersihan, kesehatan, dan etika sesuai prinsip syariat.

“Profesi ini mungkin terlihat sederhana, tapi nilainya luar biasa. Tanpa mereka, sistem halal tidak akan sempurna,” tambah Haikal.

Ke depan, BPJPH menargetkan peningkatan jumlah juru sembelih halal tersertifikasi di berbagai daerah. Langkah ini diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai salah satu pusat industri halal dunia sekaligus membuka peluang kerja baru yang menjanjikan bagi generasi muda.

BACA JUGA:  Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah S.I.K., M.Si, Ungkap Motif Wilson Cs Bunuh Dwi Putri Aprilian Dini di Batam

Reporter: Tim Redaksi
Editor: Prawara Kepri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *