KM Senang Hati 68 Karam di Perairan Setokok, PT Buana Berkah, Tidak Ada Pejarahan Kelapa ini Musibah
PRAWARAKEPRI.COM BATAM, — Kapal Motor (KM) Senang Hati 68 yang mengangkut 60 ton kelapa karam di perairan Setokok, Kecamatan Bulang, Kota Batam, Senin (25/8/2025) kemarin.
Melalui pesan Whatsapp, Kapolsek Bulang, Iptu Adyanto Syofyan, S.H., M.H mengatakan, bahwa pihaknya telah melakukan Pengumpulan Bahan dan Keterangan terkait adanya kapal tenggelam di Dermaga Golden Fish jembatan 2 Kelurahan Setokok Kecamatan Bulang.
Lanjut kata Iptu Ady, dari keterangan Pemilik Kapal M. Fahri, kapal KM Senang Hati 68 berlayar dari Jambi dan bersandar di pelabuhan Golden Fish guna beristirahat didalam kapal.
“Namun, Senin tanggal 25 Agustus 2025 sekira pukul 03.00 wib, ABK Kapal, saudara Sapriyadi terbangun dari tidur untuk membuang air kapal, dan ia sadar bahwa kapal sudah dalam keadaan miring, dan selanjutnya memberitahukan kepada pemilik kapal Sdr. M. Fahri dan Nahkoda kapal Sdr. Abdul Rahman,” Ungkap Iptu Ady, Selasa (26/8/2025).
Lebih lanjut Iptu Ady, kapal tenggelam karena lambung kapal pecah akibat pancang beton dermaga yang sudah patah mengenai lambung kapal, sehingga air laut masuk ke dalam kapal, Polek Bulang telah melakukan tindakan dengan mendatangi TKP, mengambil keterangan saksi.
Dalam kejadian kapal KM Senang Hati yang karam tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, hingga saat ini, masih dilakukan evakuasi muatan ke darat di perkirakan akan selesai pada malam hari oleh Bhabinkamtibmas Kelurahan Setokok.
Terkait adanya berita di media sosial adanya kelapa hanyut dan dijarah warga, Iptu Ady menegaskan itu tidak benar.
“PT Buana berkah tidak melanjutkan ke proses hukum perihal Kelapa tua yang hanyut diambil oleh warga karena kejadian tersebut adalah musibah, “Tidak ada namanya penjarahan dilakukan oleh warga yang tersebar di media sosial,”Tutup Kapolsek Bulang.
