Langkah Sunyi di Nume: Ketika TNI Mengobati Luka, Bukan Sekadar Menjaga Batas

Avatar photo

Langkah Sunyi di Nume: Ketika TNI Mengobati Luka, Bukan Sekadar Menjaga Batas

PRAWARAKEPRI.COM PUNCAK JAYA PAPUA,– Di tengah keterbatasan akses kesehatan dan medan yang tidak mudah dijangkau, harapan hadir melalui langkah nyata para prajurit. Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos Nume melaksanakan kegiatan pengobatan keliling bagi masyarakat Distrik Nume sebagai wujud kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga di Distrik Nume, Kab. Puncak Jaya, Prov. Papua Tengah. (27/04/2026).

Kegiatan ini menyasar masyarakat yang selama ini kesulitan mendapatkan pelayanan kesehatan. Dengan penuh ketulusan, para prajurit memberikan pengobatan terhadap berbagai keluhan penyakit yang dialami warga.

Kehadiran mereka tidak hanya membawa obat, tetapi juga menghadirkan rasa aman, perhatian, dan harapan baru bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Klasemen Terkini Grup C Usai Timnas Indonesia Kalah dari Cina

Sejumlah warga seperti Obet (56), Nepbire (47), Maikil (49), Olangga (32), hingga Erosi Wanda (49) turut merasakan langsung manfaat dari kegiatan tersebut.

Bagi mereka yang sehari-hari bekerja sebagai petani kebun, gembala, maupun tukang kayu, layanan kesehatan seperti ini menjadi sesuatu yang sangat berarti di tengah keterbatasan fasilitas yang ada.

Masyarakat Distrik Nume pun menyampaikan harapan agar kegiatan pengobatan keliling ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan.

Selain membantu meringankan keluhan kesehatan, kegiatan ini juga dinilai mampu mempererat hubungan kekeluargaan antara TNI dan masyarakat setempat.

“Kehadiran prajurit di tengah masyarakat bukan hanya sebagai penjaga wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari solusi atas berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat,” ungkap salah satu warga dengan penuh haru.

BACA JUGA:  Sempat Viral di Medsos, Pelaku Curanmor di Amankan Polsek Lubuk Baja Beserta Barang Bukti 5 Unit Motor

Sementara itu, Danpos Nume, Kapten Inf Akmad Sultoni Yahya, S.Tr.Han, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Satgas dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di wilayah penugasan.

Ia menyampaikan bahwa kehadiran TNI tidak hanya berfokus pada aspek keamanan, tetapi juga turut berperan dalam membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi warga.

“Kami hadir untuk masyarakat. Melalui kegiatan pengobatan keliling ini, kami ingin membantu meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan yang sudah terjalin dengan baik antara TNI dan warga,” ujarnya.

Di balik keterbatasan yang ada, kepedulian menjadi jembatan yang menghubungkan TNI dan masyarakat. Di Distrik Nume, kepedulian itu hadir nyata, menyentuh langsung kehidupan warga, dan menjadi bukti bahwa TNI selalu ada bersama rakyat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *