PERKUAT KESADARAN PUBLIK, KODAERAL IV HADIRI KAMPANYE PELINDUNGAN PMI DAN PENANGANAN WNI BERMASALAH DI LUAR NEGERI

Avatar photo

PERKUAT KESADARAN PUBLIK, KODAERAL IV HADIRI KAMPANYE PELINDUNGAN PMI DAN PENANGANAN WNI BERMASALAH DI LUAR NEGERI

PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Komandan Kodaeral IV Laksda TNI Berkat Widjanarko, S.E., M.Tr.Opsla., yang diwakili oleh Asintel Dankodaeral IV Kolonel Mar Adi Sucipto, S.T., M.Tr.Hanla., menghadiri kegiatan Public Awareness Campaign Pelindungan dan Penanganan Pekerja Migran Indonesia (PMI)

Non-Prosedural serta Warga Negara Indonesia (WNI) Bermasalah pada sektor online scam dan judi online di luar negeri yang diselenggarakan oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam RI) di Swiss-Belhotel Harbour Bay, Jodoh, Batam. Kamis, (18/06/2026).

BACA JUGA:  ASCOTT INDONESIA PERKUAT KOMITMEN BERKELANJUTAN DENGAN PENDISTRIBUSIAN 5000 KOTAK MAKAN DI LEBIH DARI 17 KOTA DI INDONESIA, BUAT RAMADHAN 1446 H/2025 M LEBIH BERMAKNA

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan kementerian dan lembaga terkait, aparat penegak hukum, instansi pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, serta berbagai pemangku kepentingan yang memiliki peran dalam upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang serta perlindungan WNI di luar negeri.

Dalam kegiatan tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai berbagai modus perekrutan PMI non-prosedural yang kerap berujung pada eksploitasi tenaga kerja, keterlibatan dalam aktivitas online scam, hingga praktik perjudian online yang marak terjadi di sejumlah negara.

Selain itu, disampaikan pula langkah-langkah pencegahan, mekanisme perlindungan, serta upaya penanganan terhadap WNI yang mengalami permasalahan hukum maupun eksploitasi di luar negeri.

BACA JUGA:  Unit Reskrim Polsek Bengkong Ungkap Kasus Penganiayaan di Tanjung Buntung

Keikutsertaan Kodaeral IV dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya bekerja ke luar negeri melalui jalur resmi serta mewaspadai berbagai bentuk penipuan yang memanfaatkan kerentanan calon pekerja migran.

Melalui kampanye kesadaran publik ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh elemen masyarakat dalam mencegah keberangkatan PMI non-prosedural serta melindungi WNI dari ancaman eksploitasi, tindak pidana perdagangan orang, online scam, dan perjudian online di luar negeri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *