PERKUAT SINERGI KEAMANAN DAN STABILITAS WILAYAH, KODAERAL IV HADIRI FGD BERSAMA POLDA KEPRI
PRAWARAKEPRI.COM BATAM, – Wakil Komandan Kodaeral IV Laksamana Pertama TNI Ketut Budiantara, S.E., M.Han., didampingi Asintel Dankodaeral IV menghadiri kegiatan Focus Group Discussion FGD yang diselenggarakan oleh Polda Kepulauan Riau bekerja sama dengan Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) di Hotel Nagoya Hill, Batam, Selasa (23/06/2026).
Kegiatan yang mengusung semangat kolaborasi lintas sektoral tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Kepulauan Riau Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Riau, pejabat TNI-Polri, instansi pemerintah, akademisi, tokoh masyarakat, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Turut hadir memberikan sambutan Rektor Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Prof. Dr. Agung Dhamar Syakti, S.Pi., M.Si., DEA, Ketua Pusat Studi Kepolisian UMRAH, Bapak Dahlan, S.H., M.H.
FGD ini menjadi forum strategis dalam memperkuat komunikasi, koordinasi, dan sinergitas antarinstansi guna menghadapi berbagai dinamika keamanan dan tantangan pembangunan di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki posisi strategis sebagai daerah perbatasan, jalur pelayaran internasional, serta pintu gerbang aktivitas ekonomi nasional.
Dalam diskusi tersebut, para peserta banyak membahas terkait perkembangan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, tantangan ancaman transnasional, keamanan wilayah perbatasan, keamanan maritim, serta upaya menjaga stabilitas daerah di tengah perkembangan lingkungan strategis yang terus berubah.
Selain itu, forum juga menjadi sarana bertukar pandangan dan menyamakan persepsi dalam rangka meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas masing-masing instansi.
Keikutsertaan Kodaeral IV dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI Angkatan Laut untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan wilayah maritim, mendukung stabilitas nasional, serta mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat mengancam kedaulatan dan kepentingan nasional di wilayah Kepulauan Riau.
Melalui kegiatan FGD ini diharapkan terbangun kesamaan langkah, peningkatan kolaborasi, serta penguatan sinergitas antarinstansi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan, sehingga stabilitas wilayah Kepulauan Riau dapat terus terjaga sebagai salah satu kawasan strategis Indonesia di perbatasan dan jalur perdagangan internasional.
