‎Pria Ditemukan Tewas di Atas Flyover Pasupati Bandung, Diduga Alami Depresi

Bandung, PrawaraKepri.com — Warga Kota Bandung dikejutkan dengan penemuan seorang pria yang ditemukan meninggal dunia di atas Flyover Pasupati, Jumat (31/10/2025) malam. Kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 21.30 WIB dan sontak menarik perhatian para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut.‎‎

Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diketahui berinisial Wld, warga Bandung. Ia ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di atas jembatan layang yang menghubungkan kawasan Pasteur menuju Surapati – Gasibu.‎‎

Menurut keterangan sejumlah saksi mata, sebelum ditemukan, korban sempat terlihat berdiri di pembatas jalan bagian tengah flyover. Salah seorang pengendara motor yang melintas mengaku melihat gelagat korban yang tampak gelisah. Saat saksi mencoba mendekat, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.‎‎

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung segera datang ke lokasi sekitar 15 menit setelah laporan diterima. Proses evakuasi berjalan hingga menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.45 WIB.‎‎

Dari lokasi kejadian, petugas menemukan sebuah sepeda motor Yamaha Aerox bernomor polisi D 3231 AFE, yang diduga milik korban. Saat ditemukan, korban masih mengenakan jaket dan helm.‎‎

Dari keterangan salah satu kerabat, Wildan belakangan diketahui mengalami tekanan psikologis akibat masalah pribadi dan faktor ekonomi. Kerabat tersebut menyebut korban sempat mengeluh soal kesulitan yang dihadapinya dalam hubungan asmara.‎‎Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini. Jasad korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.‎‎

Kasus ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih peduli terhadap kondisi mental orang di sekitar. Bagi siapa pun yang sedang mengalami tekanan, depresi, atau pikiran untuk menyakiti diri sendiri, disarankan segera menghubungi pihak profesional seperti Layanan Kesehatan Jiwa Kemenkes RI di nomor 119 ext. 8, atau layanan darurat lainnya yang tersedia 24 jam.‎

Exit mobile version