Satgas Yonif 136/TS Anjangsana ke Kampung Wunggunibak, Dengarkan Aspirasi dan Keluhan Masyarakat Puncak Jaya Papua Tengah

Avatar photo

Satgas Yonif 136/TS Anjangsana ke Kampung Wunggunibak, Dengarkan Aspirasi dan Keluhan Masyarakat

Prawarakepri.com Puncak Jaya, Papua Tengah — Dalam upaya mempererat hubungan silaturahmi dan meningkatkan kedekatan dengan masyarakat di wilayah penugasan, personel Kotis Satgas Yonif 136/Tuah Sakti (TS) melaksanakan kegiatan anjangsana ke Kampung Wunggunibak.(30/10/2026).

Kedatangan personel Satgas disambut hangat oleh masyarakat kelompok Wungguwa yang dipimpin Kepala Kampung Wunggunibak, Bapak Goguwe Tabuni (47). Melalui komunikasi secara langsung, personel Satgas berkesempatan mengenal lebih dekat kehidupan sehari-hari serta kondisi sosial masyarakat setempat.

BACA JUGA:  20 September Mendatang HARRIS Hotel Batam Center Gelar Lomba Mewarnai Anak Berhadiah Uang Tunai dan Piala, Wadahi Kreasikan Imajinasi dan Bakat Buah Hati,

Dalam kesempatan tersebut, personel Satgas juga mendengarkan berbagai aspirasi dan kendala yang dihadapi warga. Salah satu keluhan yang disampaikan Kepala Kampung Goguwe Tabuni adalah keterbatasan sarana penerangan, sehingga lingkungan kampung belum memiliki penerangan yang memadai pada malam hari.

Aspirasi tersebut menjadi perhatian personel Satgas untuk selanjutnya dikoordinasikan sesuai kewenangan dan kemampuan yang ada, dengan harapan dapat ditemukan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

BACA JUGA:  Respon Cepat Polsek Batu Ampar dapat Aduan 110 Soal Kebakaran, Kerahkan Langsung Personil Ke TKP

Kegiatan anjangsana ini merupakan wujud kepedulian Satgas Yonif 136/TS sekaligus sarana memperkuat komunikasi, membangun kepercayaan, dan menjaga hubungan harmonis antara TNI dengan masyarakat.

Melalui kehadiran langsung di tengah masyarakat, Satgas Yonif 136/TS berkomitmen untuk terus menjalin kebersamaan, mendengarkan aspirasi, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah penugasan Papua.

BACA JUGA:  Langkah Sunyi di Nume: Ketika TNI Mengobati Luka, Bukan Sekadar Menjaga Batas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *