Satgas Yonif 136/Tuah Sakti Melalui Pos KP 55 Laksanakan Kegiatan Anjangsana Datangi Rumah-Rumah Warga di Kampung Lungguneri, Distrik Pageleme, Kabupaten Puncak Jaya Papua

Avatar photo

“Di Balik Penugasan di Papua, Prajurit Tuah Sakti Hadir Membawa Kepedulian dan Kehangatan bagi Warga Kampung Lungguneri”

Prawarakepri.com Puncak Jaya, Papua Tengah – Satgas Pamtas RI–PNG Kewilayahan Yonif 136/Tuah Sakti melalui Pos KP 55 melaksanakan kegiatan anjangsana dengan mendatangi rumah-rumah warga di Kampung Lungguneri, Distrik Pageleme, Kabupaten Puncak Jaya, Rabu (20/05/2026).

Kegiatan yang dipimpin Dantim 1 Pos KP 55 Sertu Sabarita Siahaan bersama personel Pos KP 55 tersebut merupakan bagian dari pembinaan teritorial untuk mempererat hubungan dan kebersamaan dengan masyarakat.

BACA JUGA:  Jumat Curhat rutin Polsek Batu Ampar ,warga rt 03 sei jodoh pantai stres Titip Pesan: Tingkatkan Patroli di Lingkungan Pantai Stres

Dalam kegiatan itu, personel juga membawa bantuan berupa pakaian untuk anak-anak, remaja hingga orang tua sebagai bentuk kepedulian kepada warga.

Dantim 1 Pos KP 55 Sertu Sabarita Siahaan menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa kebersamaan antara TNI dan masyarakat Papua.

Sementara itu, Danpos KP 55 Letda Inf Jantonius Parulian Sitompul menegaskan bahwa Satgas Yonif 136/Tuah Sakti tidak hanya bertugas menjaga keamanan wilayah, tetapi juga terus berupaya hadir membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat di daerah penugasan.

BACA JUGA:  DIRJENPAS SENTUH HATI WARGA BINAAN, AJAK BENAHI BERSAMA LAPAS KUTACANE

Salah satu warga Kampung Lungguneri, Bapak Frans Talenggeng (32) mengaku senang dan bersyukur atas kehadiran personel Satgas.

“Kami senang bapak-bapak TNI datang, duduk dan berbagi bersama masyarakat. Kehadiran mereka membuat kami merasa diperhatikan,” ujarnya.

Kehadiran prajurit Tuah Sakti di Kampung Lungguneri menjadi bukti bahwa pengabdian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga menghadirkan kepedulian, kebersamaan, dan kehangatan bagi masyarakat Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *